Asal Usul Kerajaan Kahuripan
Kerajaan Kahuripan berdiri pada awal abad ke-11 Masehi, didirikan oleh Airlangga setelah berhasil menyatukan kembali wilayah Jawa Timur yang porak-poranda akibat serangan Raja Wurawari dari Lwaram. Nama "Kahuripan" sendiri berasal dari kata hurip yang berarti hidup atau kehidupan — sebuah nama yang mencerminkan semangat kebangkitan kerajaan ini.
Raja Airlangga: Sosok Pemersatu Jawa
Airlangga lahir dari pernikahan Putri Bali dan Raja Dharmawangsa Teguh dari Kerajaan Medang. Setelah kerajaan mertuanya hancur, ia melarikan diri ke hutan dan berguru kepada seorang pertapa. Dengan tekad kuat dan dukungan rakyat, Airlangga perlahan membangun kembali kekuatan politik dan berhasil mendirikan Kerajaan Kahuripan sekitar tahun 1019 M.
Beberapa pencapaian besar Airlangga yang patut dikenang:
- Menyatukan wilayah Jawa Timur yang terpecah-pecah
- Membangun infrastruktur irigasi dan pertanian yang maju
- Menjadi pelindung sastra dan seni — karya Arjunawiwaha oleh Empu Kanwa ditulis di masa pemerintahannya
- Membangun hubungan diplomatik dengan kerajaan di Asia Tenggara
Pembagian Kerajaan dan Lahirnya Dua Dinasti
Salah satu keputusan historis Airlangga adalah membagi kerajaannya menjadi dua untuk menghindari perang saudara antara dua putranya. Lahirlah Kerajaan Panjalu (Kediri) dan Kerajaan Janggala. Pembagian ini dilakukan oleh Empu Bharada, seorang pendeta sakti, menggunakan kekuatan spiritualnya untuk memisahkan wilayah dengan sebuah garis batas gaib.
Warisan Budaya yang Bertahan
Meski kerajaan ini telah lama berlalu, warisannya tetap hidup dalam berbagai bentuk:
- Seni Sastra: Tradisi penulisan kakawin (puisi Jawa Kuno) berkembang pesat dan terus dilestarikan.
- Arsitektur Candi: Berbagai candi peninggalan era Kahuripan masih berdiri di wilayah Jawa Timur.
- Sistem Pertanian: Pola irigasi yang dibangun Airlangga menjadi fondasi pertanian Jawa hingga berabad-abad kemudian.
- Nilai Gotong Royong: Filosofi kebersamaan yang ditanamkan Airlangga meresap dalam budaya Jawa hingga hari ini.
Lokasi Pusat Kerajaan Kahuripan
Para sejarawan meyakini bahwa pusat Kerajaan Kahuripan berada di sekitar wilayah Sidoarjo dan Mojokerto saat ini. Beberapa prasasti peninggalan Airlangga, termasuk Prasasti Pucangan dan Prasasti Kamalagyan, memberikan petunjuk berharga mengenai geografi kerajaan ini.
Mengapa Kahuripan Penting Hari Ini?
Memahami sejarah Kahuripan bukan sekadar mengenang masa lalu. Kerajaan ini adalah salah satu mata rantai penting dalam rantai peradaban Jawa yang berujung pada kejayaan Majapahit. Bagi masyarakat Jawa Timur khususnya, Kahuripan adalah identitas, kebanggaan, dan sumber inspirasi untuk membangun masa depan.